Postingan

Pengakuan Setelah 4 tahun

maaf kan jika tulisan ini gak penting dan alay tapi, gak ada yang salah jika seseorang menulis sesuatu di akunnya sendiri kan? yah.. walaupun aku tak pandai menulis ------------------------------------------------------------------------------------------------------------- 4 tahun lalu, andai aku bisa lebih bersabar mungkin aku tak akan kehilanganmu 4 tahun lalu, andai aku bisa lebih dewasa mungkin kamu bisa menerimaku 4 tahun lalu, andai aku tidak terlihat buruk mungkin kamu tidak ragu untuk bersamaku 4 tahun lalu, andai aku berani setidaknya rasa ini tidak terpendam sampai sekarang 4 tahun lalu, banyak yang aku sesali saat itu 4 tahun lalu, maaf kan aku yang menyerah begitu saja maafkan aku sehingga aku terlihat sangat buruk dimatamu maafkan aku tidak pernah mengerti bagaimana persaanmu maafkan aku ternyata aku memang benar-benar tidak peka maafkan aku lebih memilih orang lain bagaimana pun, sampai sekarang rasanya masih sama rasa ini masih sama tidak a...

Sekelilingku

Hay pembaca blogku :) Mau sedikit membahas kegregetanku dengan orang-orang yang merasa tidak dimengerti namun dia sendiri tidak mau mengerti orang lain. Sering kali orang di sekitar saya atau bahkan "saya sendiri" membicarakan kesalahan orang lain.  Terkadang  ada sesuatu yang orang lain lakukan tidak sesuai dengan pendapat seseorang, seseorang itu langsung menjudge nya dengan berkata "ih, kok orang itu seperti ini yah" "eh, kok dia gitu banget sih" dan sebagainya tanpa tau latar belakang dia atau alasan dia melakukan hal itu. Tapi, ketika seseorang tersebut memiliki suatu masalah kemudian bercerita kepada temannya dan kemudian temannya ternyata tidak mampu mengerti perasaannya, dia langsung berkata "tidak ada yang bisa mengerti aku di sini". haha... Ingin di mengerti tapi tidak mau memahami orang lain 

Halo Senja

Selamat Senja mas Sadar aku bukan lagi milikmu Mencoba percaya bahwa semua akan baik-baik saja Tanpamu? Apakah semua akan baik-baik saja? Ku pikir IYA! Semuanya terasa nyaris sama seperti sebelum kita bersama Hanya seperti ada yang hilang Mungkin perasaan ini hanya sementara Sama seperti hubungan kita yang perjalanannya tidaklah lama Kamu bilang "kamu akan lebih baik tanpaku" Ya, kamu benar Tidak ada lagi yang harus aku khawatirkan Tidak ada lagi yang harus ku tunggu Tidak ada lagi yang harus aku semangati Semuanya menjadi lebih baik Aku lebih baik Kamu lebih dari lebih baik Mungkin nanti aku akan rindu mas Rindu itu rumit ya? Datang dengan semaunya Tidak tau waktu dan tempat Ah bukan, bukan rindu yang rumit Hanya kita saja yang membuatnya menjadi rumit Jikalau memang rindu, temui! Mudahkan? Nyatanya rindu tak semudah itu mas Selamat menjalani hari-hari penuh rindu Teruntuk kamu laki-laki dari kota tugu

That's my way

5 tahun di Jogja, cukuplah membuatku mencintai kota kecil istimewa ini. Menganggap Jogja adalah tempat ku untuk pulang. Bahkan terkadang, aku mencintai Jogja melebihi cintaku pada tanah kelahiranku sendiri. Seringkali aku diliputi rasa bersalah, mengapa aku lebih memahami kota orang dibandingkat kota kelahiranku sendiri? Bahkan, aku pernah sesekali menata masa depanku, berharap selepas lulus S1 aku akan menetap di Jogja untuk seterusnya. Kemudian aku sadar, aku harus membangun kota kelahiranku. Kota kecil dengan sejuta kenangan masa kecil. Karena di sanalah aku lahir dan tumbuh. Baru aku sadari, jikalau bukan aku yang merubah tanah kelahiranku, siapa lagi? Semua orang harus berfikiran seperti itu kan? Jambi, kota kecilku. Tunggu kepulanganku ya! Setelah aku meraih apa yang aku mimpikan, aku akan berusaha untuk kembali.