That's my way
5 tahun di Jogja, cukuplah membuatku mencintai kota kecil istimewa ini. Menganggap Jogja adalah tempat ku untuk pulang. Bahkan terkadang, aku mencintai Jogja melebihi cintaku pada tanah kelahiranku sendiri. Seringkali aku diliputi rasa bersalah, mengapa aku lebih memahami kota orang dibandingkat kota kelahiranku sendiri? Bahkan, aku pernah sesekali menata masa depanku, berharap selepas lulus S1 aku akan menetap di Jogja untuk seterusnya.
Kemudian aku sadar, aku harus membangun kota kelahiranku. Kota kecil dengan sejuta kenangan masa kecil. Karena di sanalah aku lahir dan tumbuh. Baru aku sadari, jikalau bukan aku yang merubah tanah kelahiranku, siapa lagi? Semua orang harus berfikiran seperti itu kan?
Jambi, kota kecilku. Tunggu kepulanganku ya! Setelah aku meraih apa yang aku mimpikan, aku akan berusaha untuk kembali.
Kemudian aku sadar, aku harus membangun kota kelahiranku. Kota kecil dengan sejuta kenangan masa kecil. Karena di sanalah aku lahir dan tumbuh. Baru aku sadari, jikalau bukan aku yang merubah tanah kelahiranku, siapa lagi? Semua orang harus berfikiran seperti itu kan?
Jambi, kota kecilku. Tunggu kepulanganku ya! Setelah aku meraih apa yang aku mimpikan, aku akan berusaha untuk kembali.
Komentar
Posting Komentar